[ Companion Guide: Cara Pakai AI Biar Hasilnya Nggak Sampah ]

Daily Prompt
Playbook

Kumpulan prompt template siap pakai; tinggal copy, edit variabel, paste ke AI.

7 templatesΒ·7 kategori kerjaΒ·Siap copy-pasteΒ·oleh Aurelius Ivan Wijaya

[ Section 01 ]

Anatomy of a Good Prompt

5 elemen yang bikin prompt lo menghasilkan output yang jauh lebih baik. Nggak harus semua dipake, tapi makin lengkap, makin bagus hasilnya.

01Role

Lo mau AI jadi siapa?

Contoh

β€œKamu adalah seorang copywriter senior dengan 10 tahun pengalaman di industri FMCG.”

02Context

Situasi dan latar belakangnya apa?

Contoh

β€œPerusahaan kami baru launching produk skincare untuk remaja usia 15-20 tahun.”

03Task

Apa yang diminta?

Contoh

β€œBuatkan 5 variasi caption Instagram untuk launching produk ini.”

04Format

Output-nya mau bentuk apa?

Contoh

β€œFormat: caption max 150 kata, include emoji, ada CTA di akhir.”

05Constraint

Batasan atau aturan mainnya?

Contoh

β€œJangan pakai bahasa yang terlalu formal. Tone: playful, relatable, Gen-Z friendly.”

Formula

Role+Context+Task+Format+Constraint=Output yang Bagus βœ“

[ Section 02 ]

Template Prompt Library

Klik template untuk expand. Variabel berwarna [SEPERTI INI] , ganti dengan konteks lo sebelum paste.

Kamu adalah seorang profesional di bidang [BIDANG/INDUSTRI]. Bantu saya menulis email untuk [TUJUAN EMAIL: contoh: follow-up meeting, minta approval, dll]. Konteks: - Penerima: [NAMA & JABATAN PENERIMA] - Hubungan saya dengan penerima: [ATASAN / KOLEGA / KLIEN / VENDOR] - Situasi: [JELASKAN KONTEKS SINGKAT] Format: - Bahasa: [INDONESIA FORMAL / ENGLISH PROFESSIONAL] - Panjang: Maksimal [JUMLAH] paragraf - Tone: [FORMAL / SEMI-FORMAL / FRIENDLY PROFESSIONAL] Constraint: - Langsung to the point, jangan bertele-tele - Sertakan subject line yang jelas - Akhiri dengan clear next step / CTA

Klik blok di atas untuk select-all, atau pakai tombol Copy di atas.

Β·

[ Section 03 ]

Tips Cheat Sheet

Hal-hal kecil yang bikin hasil AI lo lebih konsisten dan predictable.

πŸ”„

Hasil jelek? Jangan buang; kasih feedback spesifik ke AI tentang bagian mana yang kurang.

βœ‚οΈ

Pecah tugas besar jadi langkah kecil. Jangan minta proposal 20 halaman dalam 1 prompt.

πŸ“Ž

Selalu kasih contoh output yang lo mau. AI jauh lebih akurat kalau ada referensi.

⚠️

Jangan lupa fact-check. AI bisa confident tapi salah.

πŸ’Ύ

Simpan prompt yang berhasil. Bikin swipe file prompt lo sendiri.

🎯

Kalau output terlalu generic, tambahin konteks spesifik tentang audiens, industri, atau situasi lo.

πŸ’

Minta AI kasih beberapa opsi, bukan cuma satu jawaban. Lo bisa cherry-pick yang terbaik.

🀝

Pakai AI buat first draft, bukan final output. Sentuhan manusia tetap penting.

[ Mau lebih? ]

Belajar lebih dalam

Playbook ini adalah companion guide dari webinar β€œCara Pakai AI Biar Hasilnya Nggak Sampah”. Join webinar lengkapnya untuk belajar cara pakai AI secara optimal di tempat kerja.

Playbook ini dibuat sebagai companion guide dari webinar β€œCara Pakai AI Biar Hasilnya Nggak Sampah”
oleh Aurelius Ivan Wijaya Β· AI Training Indonesia